Cerita Ayah

Waktunya 6 Tahun Berlalu, Selamat Ulang Tahun Arden

Selamat Ulang tahun Arden. Aku pernah bertanya, “kenapa warna pelangi merah, kuning, hijau, dilangit yang biru?” kau bilang “karena ibu guru bilangnya begitu.” Lalu aku pernah bercerita kalau kelinci itu baik. Katamu kelinci itu nakal, karena pernah dengar lagu si kelinci anak nakal dari youtube. Pernah pula kau bertanya, “kenapa kereta di Medan parkirnya di halaman rumah?” Kujawab,”Opungmu kurang kerjaan markirin kereta di depan rumah.”

Tanya dan jawab rasanya tak pernah berhenti setiap hari dan tak terasa sampai 6 tahun berlalu. Sebelum enam tahun berlalu, kamu ingin makan kepiting, sampe di tempat kau malah bertanya kepiting itu yang mana? Kamu enggak menyangka kalau kepiting sama sekali tidak mirip kerang. Kamu protes, aku bisa apa kalau kepiting ada capitnya.

Kubilang kalau kepiting adiknya udang, kau tertawa. “Kok kakak sama adik enggak mirip?” Kubilang, “Apa ayah mirip sama bou Nelli?” Lalu kamu jawab, “Ya enggak atuh kan bou Nelli itu kakaknya bou Asna.” Ketahuilah Arden, Kami ini bersaudara kadung se ayah seibu cuma tidak mirip, seperti Udang dan Kepiting.

Baca juga : Mencari Sahabat Berbagi dan Enggak Bikin Ribet

Selamat Ulang Tahun Nak

Arden Narayanasrama, Selamat Ulang tahun yang ke enam. Kau adalah putera terbaik kami saat ini. Tidak ada duanya. Kaulah mentari bagiku yang suka bangun jam lima pagi. Kau pula pengingat senja, karena harus mencarimu entah kemana menjelang magrib.

Semoga kelak kau menjadi apa saja, tapi jadi model pun enggak papa atau mau jadi Antropolog kayak dosen Ayah di Kampus Unpad. Terserahmulah, bagaimana pun Antropologi adalah segalanya bagiku dan ibumu.

Selamat berusia 6 tahun. Sebentar lagi masuk SD. Kalau sudah SD begini, kok rasanya waktu cepat berlalu ya. Jangan terlalu cepat pula kuliah, banyak kawan ayah yang belum ngundang nikahan.

Ketahuilah Arden kami sangat bahagia dengan kegantengan dirimu saat ini. Ingat tidak apa sombong yang penting ganteng. Selalu sehat dan ramah pada orang lain. Kelak, semesta akan tersenyum melihat dirimu semakin besar, besar, dan harus pindah untuk hidup mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *