Cerita Ayah

Kamu mau Sekolah SD Dimana?

Nanti Arden sekolah SD dimana? Arden mulai sering mennayakan nanti sekolah dimana. Ayah dan ibu belum memikirkan mau SD dimana Sebagai tempat belajar Arden nanti. Kalau aku pengennya Arden masuknya ke sekolah yang enggak terlalu formal.

Enggak pula pengen masuk ke sekolah yang murid satu kelasnya sampai diatas 30 orang. Soalnya ingat waktu kecil, gurunya kelabakan melihat jumlah siswa yang banyak begitu.

Di Kabupaten Sukabumi itu, ada banyak pilihan sekolah SD. Dari sekolah negeri, SD IT (Islam Terpadu, hingga sekolah alam. Kalau ibu-ibu tetangga sekitar rumah pengennya anak-anaknya masuk sekolah negeri aja. Soalnya gratis. Ibu-ibu kompleks memilih masuk sekolah SD IT. Ibu-ibu yang tahu betapa bosannya sekolah formal, anaknya pengen masukin anaknya ke sekolah alam. Lalu Arden mau masuk ke sekolah mana? Belum ada pilihan sih soalnya emang belum nyari sekolah.

Meski belum mencari sekolah buat anak semata wayang, ada beberapa hal yang sudah dilakukan untuk persiapan sekolah Arden.

Baca juga : Mencari Sahabat Berbagi dan Enggak Bikin Ribet

Bertanya pada Arden mau sekolah dimana

Untuk banyak hal, aku sering melibatkan Arden untuk bicara. Dari masalah pelajaran sekolah sampai soal membeli permainan Tobot yang udah ngabisin uang di dompet ayahnya.

Ayah : Arden mau sekolah dimana?

Arden : Mau sekolah inpres ya, sekolah dekat rel itu. Biar sama si Uta.

Jawabnya tentang sekolah terdekat dari rumah. Rupanya temannya sudah bercerita bakal melanjutkan sekolah ke SD negeri dekat rumah. Dia bilang pengen tetap main sama temannya di sekolah, seperti waktu sekolah PAUD. Bagaimana pun teman menjadi pilihan terbaik baginya. Kecuali soal makanan, dia bakal pilih-pilih untuk bagi-bagi makanan ke temannya.

Sekolah SD Sekolah Alam Bagus Enggak ya Teh Emi?

Istriku ternyata sudah bertanya kepada Teh Emi tentang sekolah bagus di Sukabumi. Maksudnya bagus itu, sekolahnya enggak formal banget dan siswanya tidak terlalu banyak. Masalah kualitas ya gimana anaknya aja. SD IT terbaik di Sukabumi sudah dicatat. Ada sekolah yang 1 kelas siswanya cuma 15 orang. Kayaknya asik banget, Arden bakal ngerasa ini kayak sekolah PAUD.

Pilihan lainnya sekolah alam lokasinya dekat objek wisata Situ Gunung Sukabumi. Kalau dengar-dengar dari ibu-ibu, sekolahnya masih baru. Anaknya lebih banyak berkegiatan di luar kelas. Jadi enggak ngebosanin. Untuk belajar di luar kelas, Arden pasti senang karena begitulah biasanya di rumah ya saban harus main di sawah hingga ke kuburan segala.

Ikhtiar Tentang Biaya

Sebaik apapun sekolah yang dicari, orang tua harus memikirkan biaya sekolahnya. Aku dan istri sudah berpikir baik-baik, “mampu enggak ya ngeluarin uang enam ratus ribu setiap bulan. Sekolah SD IT itu tidak murah loh bro and sis. Kalau kerja dengan gaji UMR siap-sia deh kencangkan ikan pinggang. Jangan sering makan di food court dan ayam cepat saji.

Untuk masuk ke SD IT dan sekolah alam itu bisa mengeluarkan biaya hingga 10 juta. Itu untuk biaya masuknya. Setiap bulan harus rogoh kantong hingga enam ratus ribu. Biaya bisa semakin membengkak kalau ada kegiatan luar sekolah. Jangan nafsu ke sekolah mahal begini kalau enggak kuat digaji. Sekolah mahal itu berat, biar orang kaya saja. Maka, ayah dan ibu harus siap rajin berkerja.

Baca juga : Sekolah Membosankan Buatmu, Tidak Bagiku

Langkah Terakhir Tentu Saja Melihat Kesiapan Anak

Aku dan istri sudah beberapa kali menanyakan, “Arden pengen PAUD lagi atau SD?”, dia selalu jawab SD. Dia bilang umurnya kan bukan 5 tahun lagi nanti. Tetapi ini bukan soal umur saja, aku mempertimbangkan kemampuan Arden sudah siap atau tidak dalam belajar di SD. Kayaknya mungkin bisa, Arden sudah mengenal huruf dan bisa berhitung. Dia tentu belum bisa membaca, emang enggak maksa dia lekas bisa baca buku cepat-cepat.

Kesiapan mengenal huruf dan berhitung, kayaknya penting biar gurunya enggak terlalu stres ngajarin Arden nanti. Biar Arden juga enggak bingung memasuki dunia baru di sekolah SD nanti.

Kira-kira itulah yang sudah dilakukan sebelum Arden masuk sekolah SD. Lalu tinggal mencari informasi tentang sekolah mana yang bakal dimasukin Arden sebagai tempat belajar nanti.

3 thoughts on “Kamu mau Sekolah SD Dimana?

  1. Anak2ku sih SD swasta yang islami tapi bukan SDIT. Jadi ada membaca juz’amma tiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Alhamdulillaah dilancarkan dan berprestasi plus anak2 senang bersekolah 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *