Ke Makassar, Jangan Lupa Datang Ke Benteng Fort Rotterdam

Bulan Juli lalu, kesempatan emas datang, aku berkunjung ke Makassar lagi. Kalau biasanya, jalan-jalannya kuliner dan nongkrong di pinggir Losari, Kali ini seorang teman merekomendasikan melihat Benteng Fort Rotterdam, “Masa ke Makassar enggak pernah ke sana.” Karena enggak pernah ngeh apa istimewanya benteng ini, jadilah cari-cari informasi di internet bagaimana biar bisa sampai ke sana. Cek demi cek, lokasinya  Jalan Ujung Pandang No.02, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Jaraknya ternyata 19,2 km dari bandara, atau memakan waktu 25 menit menuju ke sana.

Kalau dibaca dari https://travel.detik.com, Benteng Fort Rotterdam berada dekat pantai. Benteng yang masih berdiri tegak ini sudah dibangun dari tahun 1545. Kabarnya, Benteng Fort Rotterdam merupakan destinasi wisata sejarah yang ramai sekali didatangi wisatawan lokal maupun manca negara. Waktu itu, paling tidak ada 8-10 orang berwajah eropa yang berkunjung ke benteng tersebut.  

Bangunan benteng Fort Rotterdam yang sangat khas menjadi tempat foto favorit. Apalagi kalau datangnya saat mentari sedang cerah-cerahnya. Bagi kamu yang mau melancong ke benteng ini, yuk mari baca sekilas tentang Benteng Fort Rotterdam.

Peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo

Benteng ini merupakan peninggalan sejarah Kesultanan Gowa yang berjaya hingga abad ke-17. Benteng Fort Rotterdam adalah benteng paling terbesar dan bangunan masih terjaga hingga saat ini. Pada mulanya, benteng ini dibuat dari bahan dasar tanah liat, tetapi sejak pemerintahan Raja Gowa ke-14, Sultan Alauddin mengubah konstruksi menjadi batu padas  dari Pegunungan Karst berasal dari daerah Maros. 

Pernah Dihancurkan Belanda

Waktu masa peperanga, armada Belanda yang dikomando Gubernur Jendral Admiral Cornelis Janszoon Speelman menyerang Kesultanan Gowa. Serangan tersebut membuat sebagian benteng hancur lebur. Dampak dari kekalahan perang, Sultan Gowa dipaksa untuk menandatangani Perjanjian Bongaya ketika tanggal 18 November 1667. Belanda mengganti nama ini dari Benteng Ujung Pandang diubah menjadi Fort Rotterdam. 

Arsitektur Benteng yang Kokoh

Dinding benteng Fort Rotterdam begitu kokoh dan tingginya sampai 5 m dan tebal dinding bisa mencapai 2 m. Apabila dilihat dari udara, benteng berbentuk segi lima mirip penyu, sehingga dinamakan Benteng Panynyua (Penyu). Benteng Fort Rotterdam memiliki 5 Bastion, yaitu bangunan kokoh dan di sudut benteng biasanya terdapat kanon atau meriam diatasnya.

Ada Museum La Galigo

Benteng Ujung Pandang terdapat Museum La Galigo yang didalamnya ada banyak referensi tentang sejarah kejayaan Makassar (Gowa-Tallo) dan daerah lainnya di Sulawesi Selatan. Gedung benteng Fort Rotterdam  berdiri utuh dan sangat menarik dikunjungi.

Nah, bagi kamu yang mau datang ke Makassar, Benteng Fort Rotterdam bisa menjadi salah satu tujuan wisata yang wajib dikunjungi. Tempatnya bagus buat foto-foto juga loh.

2 thoughts on “Ke Makassar, Jangan Lupa Datang Ke Benteng Fort Rotterdam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *