Ibu Pintar Memasak, Arden Pandai Menyapu dan Mengepel Lantai

 

Arden anak semata wayang kami sudahlah makin besarlah, usianya akan menginjak 5 tahun bulan Mei nanti. Sebagai orang tua, aku bersyukur Arden bertumbuh dan berkembang sesuai prediksi. Bukan prediksi soal kesehatannya, prediksiku menjelang umur 5 tahun, ia sudah bisa membantu Ayah dan Ibu mengerjakan sebagian pekerjaan rumah. Eh bukan pekerjaan rumah dari sekolah, tetapi kerja-kerja membersihkan rumah seperti mengepel dan menyapu lantai. Amboi senangnya awak nih, tak susah pula mengajarkan Arden.

Untuk perkara memasak, Arden sudah mulai bisa sebelum usianya 4 tahun. Kegiatan memasak tak asing buat Arden. Fey ibu yang paling cantik sedunia terbiasa memasak di rumah. Sebelum kerja dan setelah pulang, ibu pasti memasak. Enaklah Ayah dan Arden tinggal menunggu makan. Dari kegiatan masak sang ibu, Arden mulai penasaran bagaimana cara memasak. Maka, suatu hari pas ibu berkerja, Arden pun menggoreng tempe untuk dirinya sendiri. Ayah cukuplah mengawasi dari belakang. Aku memang tak pernah melarang Arden untuk kegiatan yang dirasa aman. Memasak saja amanlah, bukan awak biarkan sendiri menggoreng tempe itu. Peniruan, Arden sudah pintar meniru ibunya memasak sebelum umurnya 4 tahun. Oh ya samgkin pintarnya ibu memasak, Kami ada usaha sendiri namanya Teri Kece dan Nayafood; membuat Nugget dan Schotel Macaroni.

Tak hanya memasak saja, Arden mulai belajar menyapu dan mengepel lantai juga. Kalau menyapu sih, ia baru bisa beberapa bulan yang lalu. Biasanya, ia menyapu sampah bekas dirinya sendirilah. Habis main sama kawan, ya sapulah sendiri.  Arden bisa menyapu  karena sering melihat ibu dan ayah. Kami mengajarkan juga apa manfaatnya menyapu dan hidup bersih. Jadi bukan sapu sembarang sapu. Kalau anak kecil dikasih tahu juga manfaatnya, dia juga makin senanglah rajin menyapu. Keuntungan lainnya, awak tak usah repot menyapu kalau dia habis bermain sama kawannya.

Lain hal kalau mengepel lantai. Arden mau mengepel lantai karena sambil bermain air. “Ayah, aku boleh bantu, enggak?” kalau dijawab iya. Arden mengambil gagang pel lantai dan bersih-bersih. Eh main air maksudnya. Arden sih biasanya kebagian mengepel teras rumah saja. Kalau dibiarkan mengepel bagian dalam rumah. Basahlah semua nanti dibikinnya, buku sampai piring bisa disiram air sama dia. Soal main air, ya jagonya lah. Dikasih kesempatan main air sama ayah. Senanglah! Tetapi, janganragu  dengan cara mengepelnya.  Sudah pas, pas seperti cara ayah mengepel lantai.

Wahai pembaca budiman, anak-anak harus diajarkan membersihkan rumah sejak kecil. Aku mengajarkan Arden mau meniru orang Jepang. Kan Orang Jepang sangat terkenal ya soal kebersihannya. Orang tua di sana itu, di Jepang itu mengajarkan anak mereka membersihkan lingkungan sejak kecil. Mereka diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya, mengelompokkan sampah sesuai jenisnya, mengelap ‘dudukan’ wc sesudah memakainya, sampai membawa kantong sampah kalau berpiknik ria. Pengajaran tentang kebersihan dari kecil mempengaruhi dan mengakar kuat sebagai cerminan masyarakat di sana. Ya dari kecil sampai tua rajin bersih-bersih. Kekuatan pada ajaran tentang kebersihan ini juga dipengaruhi Agama Shinto. Kebersihan adalah cara mendekatkan diri pada Tuhan. Kalau waktu SD dulu jadi ingat kata guru agama, kebersihan adalah sebagian dari iman. Tetapi seberapa berpengaruh kebersihan itu terhadap iman kita ya? Tak tahulah, jawab saja sendiri.

Kalau orang Jepang saja bisa bersih-bersih sejak kecil, Arden juga harus bisa. Anakmu yang membaca blog ini juga pasti bisa belajar bersih-bersih. Cobalah ajarin nanti anakmu menyapu dan mengepel sendiri di rumah. Jadi kalau anak-anak mengotori rumah ya santai saja. Toh udah bisa membersihkan di rumah sendiri. Positifnya lagi dari mengajari anak tentang kebersihan adalah dimana pun berada, Arden akan bertanya, “Ayah tempat sampah dimana ya?

6 thoughts on “Ibu Pintar Memasak, Arden Pandai Menyapu dan Mengepel Lantai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *