Cerita Arden

Orang Gila itu juga Manusia Sepertimu

Ada saja yang dilakukan Arden ketika di luar rumah, termasuk dikejar orang gila. Ayah pasti tidak bisa memantau semua kegiatannya di luar rumah. Dunia bermainnya seluas samudera dan dia bisa bertemu dengan siapa saja. Saya tidak pernah melarangnya bermain di luar rumah sekitar tempat tinggal, karena itu adalah awal dia belajar hidup bersama. Bersama teman-temannya.

Tetapi namanya anak kecil yang bermain tingkah polanya tidak bisa ditebak, ketika pulang dari bermain yang ternyata di pinggir jalan. Dia rupanya baru bertemu dengan orang gila. Dikejar orang gila pula, karena ya mereka dulu yang mengganggu. Orang gila diteriakin ya marahlah. Manusia waras aja marah kalau diganggu.

Cerita lainnya Ayah, Kok Anak Kita Belum Bisa Membaca Ya

Arden : Ayah tadi aku dikejar orang gila
Ayah : Orang gila dimana
Arden : Pinggir jalan
Ayah : Kamu main ke pinggir jalan lagi?
Arden : Enggak, dekat mesjid
Ayah : Kenapa kamu di kejar?
Arden : Tadi sama teman teriak-teriakin…
Ayah : Dengar Arden, dengar. Ayah sudah bilang kamu harus berbuat baik sama siapa saja.
Arden : Tapi kan yah…
Ayah : Berbuat baik itu tidak pakai tapi…
Arden : Ade udah bilang jangan ganggu. Tapi tetap diganggu jadi ikut dikejar juga.
Ayah : Lain kali kalo ada yang begitu jangan ikut-ikutan di situ. Biar pun orang itu kamu bilang gila. Dia sama sepertimu.
Arden : Dia juga anak ayah?
Ayah : Bukan, dia juga manusia Arden…
Arden : Ya udah atuh ayah, jangan marah lagi. minta dua rebu. Ade mau jajan…

Mengajarkan Kalau Orang Gila juga Manusia

Saya sering mengajarkan si kecil untuk berbuat baik kepada siapa saja. Dikenal atau pun tidak, mau dia waras ataupun tidak. Maka dari itu setelah dia bercerita pengalamannya dikejar orang gila. Saya katakan padanya untuk tidak ikut-ikutan meneriakin orang gila. Apalagi sampai dikejar segala.

Seminggu lalu dia juga pernah dikejar anjing. Waktu ditanya kenapa dikejar, katanya dia ngejar anjing duluan. Itu kan tidak bagus. Dia mengganggu ketentraman anjing.

Saya mau anak saya berbuat baik. Kalau ada pengalaman serupa saya ingatkan lagi tentang betapa pentingnya selalu berbudi baik. Dia biasanya mengangguk tanpa setuju. enggak tahu kalau keluar rumah, semoga dia tidak ikut mengganggu orang gila lagi. Saya katakan padanya kalau orang gila sama seperti dirinya, dia juga manusia.

Cerita lainnya Biarkan Anak Bicara Hal-Hal Berat, Papua Dimana Ayah?

4 thoughts on “Orang Gila itu juga Manusia Sepertimu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *