Cerita Arden

Masjid Pinky : Laporan Lomba Mewarnai

Arden menuruti lomba mewarnai dari PAUD-nya. Sebagai orang tua langsung menanyai lomba apa yang ingin diikutinya.

“Mewarnai bu,” kami tentu saja mengiyakan, karena itulah yang mau diikutinya. Dia belum berani ikut lomba momodelan, karena tidak pernah jalan dipanggung memeragakan busana. Kalau ikut foto model saja sih biasa.

Arden : Ayah, Arden pulang
Ibu guru : Ini ya pak. Arden sudah diantar. Saya langsung ke sekolah lagi.
Ayah : Terima kasih ya bu guru
Arden : Dadah bu guru. Hati hati di jalan (Padahal sekolahnya cuma jarak sepelemparan batu)
Ayah : Gimana lombanya?

Arden : Rame ya banyak pialanya
Ayah : Ade juara?
Arden : Orang lain yang juara yah.
Ayah : Enggak papa ini kan lomba pertama
Arden : iya yah. Lombanya rame.
Ayah : Lomba mewarnai apa tadi teh?

Arden : Madjid yah
Ayah : Kamu warnai warna apa?
Arden : Pink yah. Bagus ya yah kalo masjid warna pink.
Ayah : Kok pink sih, enggak milih warna lain?
Arden : Kan ini mah masjid Ade. Yang lomba juga Ade. Bukan ayah

Ayah : Lah kok jadi marah.
Arden : Emang enggak boleh masjid pink?
Ayah : Ehm… bolehlah kan masjid ge masjid Ade
Arden : Nah kitu atuh ya. Tara (enggak pernah) ka masjid sih jadi enggak tau warna masjid?
Ayah : ehm gini deh nganu…
Arden : Masuk naraka ceunah ya mun tara salat (masuk neraka kalo ga pernah salat).

Ayah : Waduh…

Arden Senang Mengikuti Lomba

Terlihat dari pembicaraan tentang lomba ketika sampai di rumah sih kayaknya senang anaknya. Lomba itu selain mengejar kemenangan juga keberanian. Biarlah orang yang menang, asalkan Arden sudah berani mengukuti perlombaan.

Pertama kali dan menjadi pengalaman keberanian selanjutnya. Setelah mengikut lomba mewarnai Arden tampak senang sekali, meski ini pengalaman pertama baginya. 

Ayah dan ibu memberikan dukungan buatnya dan memujinya setelah pulang ke rumah, ya paling tidak dia sudah gembira mencoba perlombaan tersebut. Ayah menjelaskan kepadanya kalau lomba mewarnai yang baru saja diikuti bertujuan memberi pengalaman dan bukan mencari kemenangan semata.

7 thoughts on “Masjid Pinky : Laporan Lomba Mewarnai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *