Cerita Arden, Uncategorized

Anak Kecil Menjadi Youtuber? Kenapa Enggak

Anak kecil menjadi youtuber? Apabisa? Hingga usianya 6 tahun, anak saya memiliki Kegemaran membeli mainan dan menonton video di youtube. Duaa hal itu tidak dapat dipisahkan dari kehidupaannya, hari bakal berlalu dengan bermain dan nonton apa saja di youtube. Saat ini, dia lebih senang menonton video bernyanyi. Setelah asyik memainkan semua permainannya, dia kan mengambil tabelt dan menonton video. Semua tontonan tentu saja dalam pengawasan kedua orang tua.

Kalau dipikir-pikir untuk ukuran anak tunggal, Arden mempunyai mainan yang cukup banyak seperti Lego, Fun Doh, Thomas & Friend, Tayo, dan lain-lain. Rumah seakan diisi mainannya semua. Yang bikin repot, kalau habis bermain tidak dirapihkan lagi. Sehingga rumah bakal tampak sangat berantakan.

Permainan yang banyak itu pula membuatnya memiliki banyak teman. Bayangkan saja, anak sekampung bisa berkumpul di rumah dibuatnya. Dari yang belum mandi, bau, sampai yang kotornya minta ampun. Pokoknya bisa mengundang teman-temannya ke rumah.

Merekam Anak Kecil Youtuber. Pixabay.com
Merekam Anak Kecil Youtuber. Pixabay.com

Kalau sudah begini, ya sudah pasti rumah dipenuhi keriuhan suara anak-anak. Temannya bebas mau memainkan apa saja, enggak peduli itu mainan baru atau mainan lama. Tak ayal, mainan ya menjadi gampang rusak, enggak jarang dibanting dan permianan terbelah entah menjadi berapa bagian. Seperti mainan tobot misalnya, ada aja yang patah atau bagian tangan dan kakinya lepas.

Nah, atas dasar mainan yang mulai hancur lebur, aya berpikir anak kecil menjadi youtuber saja apa ya? Kan lumayan buat mengenalkan dunia bermainannya. Arden pasti bisa membuat video youtubue, karena sering melihat anak-anak di youtube unboxing permainan.

Tidak usah pikir panjang, Ayah pun menuntun Anak kecil menjadi youtuber dengan ujicoba membuat video. eh tenyata anaknya bisa dan pintar melakukan step demi setep permianan. Ayah cukup mengarahkan sedikit kalimat yang harus diucapkan dalam pembuatan video.

Cerita Menarik Lainnya : Kami Anak Malaysia, Kami Sudah Merdeka : Menariknya Upin dan Ipin

Anak Kecil Menjadi Youtuber dengan Kamera Handphone Dulu

Video youtube dibuat dengan kamera handphone dulu. Kalau harus membeli kamera mahal ala seleb youube mana tahan. Kan ndak bisa mau langsung punya kamera kayak youtuber om Dedy Corbuzier. Ndak bakal ada uangnya. Misi pertama adalah memulai untuk mencoba apakah Arden bisa lancar diarahkan. Ayah merekamnya videonya dengan memakai kamera Samsung Note 4. Ya kameranya sangat lumayanlah, daripada ndak ada sama sekali.

Kalau dipikir-pikir enggak susah kok mengarahkan adegan anak bermain. Ayah cukup mengucapkan kalimat dan suru Arden mengulangnya kembali. Langkah selanjutnya, anak biarkan saja bermain seperti biasa enggak usah diganggu. PR besarnya justru saat mengedit video, karena perlu belajar dan memakan waktu ngedit potongan demi potongan adegan. Jadi, anak kecil menjadi youtube itu tidak semudah melihat video yang sudah jadi.

Cerita menarik lainnya : Lima Ribu untuk Anak Yatim

Arden bermain sama Igri dan temannya sangat mudah diarahkan juga. “Aku ikut masuk video ya om,” katanya saat Ayah dan Arden merekam video pertama. Bagi om dan tante yang mau tahu hasil videonya, kuy ah bisa melihat video di bawah ini. Rencananya sih bakal bikin video lagi. Tapi ya apa daya.

Yuk ah mari lihat hasilnya. Anak kecil menjadi youtube itu bikin riang gembira loh. Apalagi mereka bisa melihat sendiri diri mereka setelah video jadi diedit.

 

23 thoughts on “Anak Kecil Menjadi Youtuber? Kenapa Enggak

  1. ngegemesin anaknya. lucu banget..kecil-kecil udah punya rasa kepercayaan diri. udah gede pasti jadi youtuber terkenal hehe..
    bermain sambil belajar dan langsung share dengan video, itu keren banget..

  2. Wah Pak, pikiran saya kok juga sama. Lagian kalau anak kita bikinin video sendiri, kita juga bisa sisipin bahan buat belajar anak. Misal mengenal hitungan, warna, bentuk, dsb. Sukses ya buat Arden…

  3. Ponakan2ku jg suka nonton Yutub, akhirnya anakku jg ikutan. Faraz sekarang jg suka nonton tuh Ryan Toys review. Pengen buat video gini jg tp Faraz masih susah diarahinnya, suka2 dia aja mau main apa hihih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *