Aku Tidak Mau Sekolah, Yah

Sudah dua minggu setelah kepulangan dari Medan. Arden memutuskan tidak mau sekolah. Itu keputusannya. Jika tidak mau, maka tidak! Aku dan Ibunya sudah memaksanya, membujuk, bahkan pakai rayuan ke Indomaret segala. Arden bergeming. “Aku enggak mau sekolah, yah,” katanya dengan wajah muram. Aku setuju keputusannya. Senyatanya aku pernah sekolah, dan sekolah itu sungguh membosankan.

Pada akhirnya ibunya dan ayahnya sepakat, Arden akan pergi sekolah sampai dia memutuskan sendiri mau pergi sekolah. Arden tampaknya tahu lebih baik di rumah daripada sekolah. Selidik punya selidik, ia memang merasa malu sudah terlalu lama tidak sekolah dan kembali ke sekolah membutukan waktu untuk bersosialisasi. “Ade malu Ayah,” Katanya.

Berulang kali dikatakannya, ia enggak pergi sekolah. Sekolah disini maksudnya sekolah PAUD. Ya sudah mulai hari ditulisnya blog ini Arden tidak diingatkan lagi untuk pergi sekolah, ia Cuma diingatkan untuk makan yang banyak, main jangan kejauhan, dan lap ingus karena warnanya sudah hijau.  Lakukan apa yang kau suka, asal itu baik dan tidak mengganggu dan tidak mencuri hak orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *