32 tahunmu dalam 6 Tahun Pernikahan Kita

 

Dari kesekian ulang tahun, rasa-rasanya gw emang jarang sekali  memberi kado. Kalaupun membeli kado, itu pun hanya beberapa buku dengan tujuan biar bisa dibaca sama gw juga sewaktu-waktu. Ulang tahun kali ini, 4 November 2017 ini, kebetulan sekali malah dikasih tugas pergi ke Medan. Tak ada di rumah seperti tahun lalu. Seperti katamu, “apapun yang lo kerjakan lakukan sepenuh hati. Ntah itu susah ataupun mudah, jalani dan nikmati.”

Read more

Tiga Pertimbangan Ibu Agar Memasak Tetap Sehat di Dapur Rumah

Ibu Arden gemar sekali memasak dan merupakan kenyataan hidup yang berlaku setiap hari. Saat Ayah dan Arden masih menutup mata dan belum juga mengakhiri mimpi, ibu sudah mulai memasak dan menyiapkan hidangan makanan di dapur. Dari kegiatan tersebut, secara perlahan berbagai aneka masakan menjadi pengganggu tidur. Aroma makanan menusuk masuk rongga hidung ayah dan anak. Kalau sudah begini, ya pada bangun dong. Enggak tahan sama bau makanannya.

Nah, karena begitu senangnya memasak, dapur bisa dibilang menjadi bagian ruang penting bagi ibu. Seolah dapur adalah wilayah kerajaannya tak boleh ada raja lain di sana. Bagi ibu si raja dapur, kebersihan dan kenyamannya menjadi perhatian penting yang harus dijaga. Siapa yang berani menganggu kegiatan ibu dan bikin kotor peralatan memasaknya bisa kena omelan dan disuruh pergi jauh-jauh. Kalau sudah begini Arden pasti protes, “Atuh ibu, masak mah Ade juga bisa.”

Read more

Ayah Aku Bilangin Ya, Jual Abon Ibu…


Arden : Abon difoto foto terus bukannya dimakan
Ayah : Ini difoto terus mau dijual den…
Arden : Bilang ibu yah… Abon ibu, ayah jual…
Ayah : hadeuh… memang mau jualanlah…

Namanya Abon Kece biar mirip Teri kece.

Dijual mulai hari ini:
Harga Promo :
Rp72.000/ 250gram atau
Rp33.000/100 gram
Belinya hubungi aja
WA/SMS/Telpon :
089620163841
085797432260

6 Februari Menikahinya, 6 Tahun yang Lalu

Hari ini 6 tahun yang lalu, aku menjemput kedatangan kedua orang tua bersama Tulang ke Bandara di Bandung. Waktu menunggu tulang untuk menjemput mamak dan ayah dari Medan. Aku masih ingat ketemu Ima teman kuliah. “Loh bukannya mau nikah besok, kok lo disini?” Aku nyengir. “Ayah dan ibuku akan datang hari ini dan kami mau menjemputnya,” jawabku ringkas. Ima teman baik di kuliah mengucapkan selamat atas atas rencana pernikahan kami. Aku dan Fey menikah 6 Februari 2011. Ya, aku tidak begitu terlibat dalam rencana pernikahan, karena semua diurus oleh keluarga dari pihak Fey. 6 tahun kemudian, esok hari 6 Februari 2017, kami akan merayakan hari pernikahan. Hari ulang tahun pernikahan ke 6 kalinya.

Aku tulis ini saat Fey duduk menyampingi diriku, tetapi ia tidak tahu karena sedang asik membaca cerita korea di handphonenya. Tanggal 5 Februari ini, Arden juga senang asik tidur-tiduran di sampingku. Ia tidak tahu juga aku sedang menulis ini. Lagian percuma kalau pun tahu, Arden kan belum bisa membaca.

Kutulis ini untuk Fey, dialah istriku. Fey, Selamat hari pernikahan ke-6 ya. Waktu berjalan lambat menurutku, ya lambat buatku yang terlalu sering di rumah. Kalau dibilang cepat ya enggak toh, 6 tahun itu tidaklah cepat. Fey istriku yang baik hatinya, terima kasih atas hari-hari yang cerah, meski kelabu lebih sering menghampiri kita. Terima kasih untuk hari yang menyenangkan, meski keluh kesah tentu tidak sedikit merajai hari yang kita lewati.

Saat ini, kau bersama suami yang terlalu sering di rumah dan bersama seorang Arden yang sering hip hip hore. Tak jarang, tangis Arden lebih meriah dibandingkan hidup yang kau jalani. Pasti lelah menjadi ibu dan bersama suami seperti diriku yang jarang mandi apalagi lupa gosok gigi. Tolong yang baca ini jangan jijiik, ini kiasan belaka. Kalau pun benar biarlah menjadi bagian hari kebahagiaan kami dalam masa ulang tahun pernikahan ke enam ini.

Fey, harapanku mungkin berbeda dengan harapanmu, tetapi aku mau tulis harapanku di blog ini ya. Harapanku semoga tahun depan akan ulang tahun pernikahan lagi. Kita sudah hidup di Bandung. Arden rajin sekolah kalau sudah SD, bolos sering pun tak apa. Selain itu, aku juga berharap keuangan kita lebih stabil. Sehingga bisa beli motor, ajukan KPR, ada uang buat belanja ke Indomaret untuk Arden, dan aku ingin sekal punya laptop baru lagi. Kan handphone baru beli kemarin.

Semoga ya hidup keluarga kecil kita ini penuh kebahagiaan. Saat in, aku tak ingin Arden punya Ade lagi. Biarlah seperti ini. Kalau pun akhrnya punya Ade, aku ingin memberinya nama sederhana saja dan tidak panjang seperti nama Arden. Karena aku pun sulit menghafal nama arden. Selamat ulang tahun pernikahan. Aku mencintaimu sepenuh hatiku. Meski hidup bersamaku tidaklah mudah dan belum pernah liburan ke pantai apalagi ke luar negeri.

 

 

 

 

Titip pesan dari Arden, segera pulang bu Ferni Novianty

 

Arden : Ayah ibu kapan mau pulang
Ayah : 5 menit lagi…
Arden : oh 5 menit…
Ayah : Iyahhh
Arden : Tapi ayah kok 5 menit asa lama… ini teh udah sore, masa dari siang sampe sore 5 menit terus…
Ayah : Oh iya…

Lalu terdiam mencari jawaban lain…