Tragedi Uang 100

Suatu kali Arden pergi ke warung dengen pedenya membawa uang seratus rupiah yang berakhir dengan mewek dan pulang ke rumah. Saat itu pula, Arden mulai rajin jajan dengan uang dua rebu.

Sayup-sayup terdengar…

Arden: Ibu, huhuhu, aku jajan mau beli milo uangnya katanya enggak cukup
Ibu: Berapa uangnya kok enggak cukup, biasa juga cukup.
Arden : Seratus bu…
Ibu: Ya iyalahhh seratuss…

Tak lama mengadu ke Ayah
Arden: Coba Ayah katanya enggak cukup
Ayah: Ya iyalah uang 100
Arden : Huhuhu
Ayah: katanya cukup berapa buat beli milo
Arden : Dua rebu…
Ayah: Nih dua rebu…
Arden : Dua atuh ayah… Kan mau beli milo nya ge dua.
Ayah: Yah itu namanya enggak cukup bangetttt

KIPIKI

 

Arden : Ayah, tolong ambilin kopiko di kamar sebelah
Ayah: Ok, aku ambil
Arden: Cepat Ayah
Ayah: Enggak ada Kopiko nya, ini mah permen K I P I K I
Arden : Kopiko ayah ini lihat tulisannya K O P I K O (Belagak bisa baca, dasar bawel pagi-pagi)
Ayah : Kamu, ayah bilangin ini ya baca. K I P I K I (Sambil nunjukin huruf per huruf). Nah kamu baca lagi.
Arden : K I P I K I…
Ayah : Nahhhh, Anak pinter.