Ayah Pekerjaannya Apa Sih?

Arden tampaknya semakin penasaran sama pekerjaan ayahnya dan sering bertanya, “ayah ngapain sih?” Apalagi ayah sering pergi berkerja pagi-pagi buta dikala hari masih gelap gulita. Untuk menjelaskan pekerjaan buat anak kecil lima tahun emang agak pusing ya, kalau dikasih tahu juga bakal bertanya-tanya emang peneliti itu apa? kantornya dimana?  Maka sering kali obrolan tentang pekerjaan jadi ke sana ke mari. Alih-alih menjelaskan jenis pekerjaan yang dilakoni orang tuanya. Ayah malah ngomongin pekerjaan lain.  

Arden : Ari ayah mau kemana subuh-subuh. Masih gelap gini
Ayah : Ayah mau ke Meikartaa.
Arden : Meikarta teh apa?
Ayah : Bukan Ade, ayah mau ke jakarta. Biasa kerja. Jangan bilang-bilang teman sama tetangga ya.
Arden : Atuh yah, biar tahu ayah teh ke Jakarta kerja.
Ayah : Diam-diam aja, orang enggak perlu tahu ayah kerja apa.
Arden : Ohhh… Ayah teh kerja apa sih. Kalo pergi subuh terus. Ibu mah pagi kalo pergi kerja.
Ayah : Model De. Ayah model.
Arden : Oh model… Nanti Ade bilang ayah teh model.
Ayah : Rahasia ini mah. Jangan bilang-bilang. Ayah pergi ya Arden.
Arden : Iya Ayah. Hati hati. Kapan-kapan ajak Ade. Tapi ajaknya kalo lagi kerja ke kebun binatang aja.
Ayah : Ayah udah ga kerja di kebon binatang lagi.
Arden : Dadah Ayah. Jangan lupa beli donat warna-warni. Donat Madu aja. Jangan beli di warung.
Ayah : Dadah…

Baca juga : Ayah kerjanya kapan?

Model? Tentu saja saya bukan bekerja sebagai model. Saya berkerja sebagai peneliti sosial lepas, alias peneliti panggilan. Nah, kalau pekerjaan ini dikasih tahu ke anak. Olalala, bakal rumit menjelaskannya. Tetapi ya, kadang-kadang diceritakan juga apa saja yang dilakukan ayahnya kalau pergi lama dan kok mendadak enggak hilang dari rumah.

Menurut Phylis Benner, dari Children’s Foundation, di Washington, DC, orang tua sebaiknya menjelaskan pekerjaannya kepada anak. Caranya menjelaskannya dengan kalimat sederhana dan mudah dipahami oleh mereka. Misalnya guru itu kerjanya membuat anak menjadi pintar. Dokter itu pekerjaannya menyembuhkan penyakit.

Agar anak semakin mengerti tentang pekerjaan orang tua, ajak saja sekali-kali ke kantor agar anak belajar mengerti apa saja yang dilakukan orang tuanya seharian di luar rumah. Anak menjadi tahu bagaimana kondisi ruangan kerja ayah dan ibunya, apa tugasnya, menjelaskan untuk apa surat-surat yang ada di meja, dan lain-lain.

Anak akan terus bertanya pekerjaan ayahnya dan semakin penasaran. Maka itu, jangan ragu dan bimbang, biarkan anak tahu jenis pekerjaan dan apa saja yang dilakukan orang tuanya selama meninggalkan mereka seharian.

 

19 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *