Anak Korban Kekerasan, Laporkan ke KPAI

Baru kemarin, seorang teman dari sabumi volunteer menanyakan bagaimana cara pengaduan kasus anak yang ditelantarkan orang tua ke KPAI. Kabar kondisi anaknya ada di link berikut ini Ahmad Sofyan Korban Penelantaran Anak (sabumiku.com). Saya tentu saja bingung, bagaimana ya caranya mengadu ke KPAI? Sedangkan apa itu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), saya tidak tahu. Yang jelas sering banget mendengar tentang KPAI dari berbagai media ketika ada kasus terkait dengan kekerasan anak.

Lalu apakah itu KPAI? Mari cari tahu jawabannya. Setelah cek dan ricek websitenya. KPAI itu ternyata lembaga yang dibentuk pemerintah untuk pelindungan anak yang bersifat independent yang dicantumkan dalam Pasal 74 tentang perlindungan anak. KPAI diperlukan karena begitu besarnya kasus kekerasan terhadap anak di negeri ini, sehingga diputuskan butuhnya aturan hukum dalam UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang penetapannya disahkan pada Sidang Paripurna DPR, 22 September 2002. Saat itu, Presiden Presiden Megawati Soekarnoputri yang menandatanganinya.

KPAI pun memiliki tugas yang harus dilakukan berkaitan perlindungan anak berdasarkan Pasal 76 UU Perlindungan Anak, berbunyi sebagai berikut :
a. melakukan sosialisasi seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak, mengumpulkan data dan informasi, menerima pengaduan masyarakat, melakukan penelaahan, pemantauan, evaluasi, dan pengawasan terhadap penyelenggaraan perlindungan anak.
b. memberikan laporan, saran, masukan, dan pertimbangan kepada Presiden dalam rangka perlindungan anak.

Dari tugas tersebut, bisa disimpulkan kalau KPAI memiliki mandat untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan perlindungan anak. Siapa yang dilibatkan, yaitu pihak yang wajib melindungi anak-anak, kalau dari Pasal 20 disebutkna “Negara, Pemerintah, Masyarakat, Keluarga, dan Orangtua”. Semua pihak wajib melindungi dan perhatian akan nasib anak-anak baik domestik maupun publik.

Baca juga : Tips Bermedsos Ala KPAI, Hsss Jangan Sampai Bercerai Ya

Lalu Bagaimana Cara Melaporkannya

Berdasarkan berita yang tercantum dalam webnya kpai.go.id, mayarakat diminta untuk melapor secepatnya jika terjadi kekerasan anak di lingkungan tempat tinggal. Jangan sampai anak dibiarkan menderita, termasuk kalau melihat kasus penelantaran anak. Hal tersebut dinyatakan telah melanggar undang-undang.
Para pelapor diminta jangan takut mengadu ke KPAI, dengan catatan memiliki bukti yang cukup berupa fakta kejadian dan bisa juga menunjukkan foto, minimal ada dua alat bukti. Jadi harus ada bukti dan Saksi Fakta.

Di web KPI dituliskan bisa mengadu melalui oneline dengan membuka http://www.kpai.go.id/formulir-pengaduan/. Link website tersebut berisi form tetang pengadu, korban, dan teradu.

Ada pula info kontak yang bisa dihubungi, tertera dibawah ini

Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia

Telepon:
(+62) 021-319 015 56

Fax:
(+62) 021-390 0833

Email:
info@kpai.go.id
humas@kpai.go.id

Web:
www.kpai.go.id

Nah, begitu informasi tentang KPAI. Kalau kamu, kamu atau kamu melihat ketidakberesan tentang nasib anak-anak silahkan untuk melakukan pengaduan. Jangan biarkan anak-anak menjadi korban kekerasan.

5 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *