Tips Melawan Rindu Pada Anak

Fiuh, akhirnya aku pulang ke tanah Priangan. Sukabumiiii aku pulaaanggg. Akuh sudah menghabiskan waktu sebulan lebih di NTT, sekitar 3 minggu main di Sumba Barat. Keluar Kota selama itu bikin jenuh. Dibalik itu tentu saja ada kerinduan. Rinduku pertama jelas untuk istri yang selalu mendengar keluh kesahku, rindu keduaku buat Arden yang malah berkeluh kesah enggak diajakin jajan yang banyak selama aku pergi. Tiada lain, tiada bukan Indomaret adalah keniscayaan buat Arden. Apalah arti hidup ini kalau tidak diajak ke Indomaret.

Arden, selama akuh pergi beberapa kali menelponnya. Obrolan kami tak jauh dari soal, Ayah ada dimana, sedang apa, kenapa lama, kapan ajak ke indomaret. Akuh selalu menjawab sedang kerja. Meski akuh tahu Arden pasti belum mengerti apa yang kukerjakan sampai jauh-jauh ke tanah Sumba. ah Arden, nanti kelak kau akan tahu, betapa anehnya pekerjaan ayahmu.

Selama pergi, Akuh tentu rindu sekali sama Arden. Apalagi setelah pindah ke Sukabumi, nyaris bertemu setiap hari. Lalu tiba-tiba untuk kebutuhan perut ayah ibu, dan Arden juga, akuh harus pergi jauh. Jadilah perubahan besar sekali dan aneh rasanya hidup tanpa Arden. Meski begitu, serindu-rindunya pada anak, haruslah dilawan dan jangan sampai menangis terseduh karena termakan rindu.

Aku berusaha menahan rasa rinduh dengan cara-cara ini:

  1. Jauhkan facebook selama berkerja di luar kota, otomatis enggak ingat anak. Enggak bakal lihat-lihat foto anak di FB. Cuma istri akan bertanya, kok enggak apdet status sih. Hal lainnya, kita juga bisa lupa perkembangan di luar sana.
  2. Menelpon dikala sibuk. Menelpon Arden diwaktu sibuk, membuat kita tak banyak berpikir tentang anak. Tapi Arden selalu ingat tentang Ayah. Ayah, kapan kita ke indomaret. Waktu yang singkat ia gunakan untuk bertanya tentang indomart.
  3. Ingatlah kebutuhan makan dan minum, daripada anak. Otomatis ketika berkerja tidak terlalu rumek mikirin anak. Ujung dari berkerja dari mencari uang untuk makan dan minum kan untuk anak juga toh.
  4. Kalau sudah tak tahan merinduh, aku akan menelpon dalam waktu yang lama. Tips 1-3 itu hanya ilusi belaka. Siapa yang bisa menahan rindu untuk anak, apalagi dialah yang begitu ceria dalam hidup kita.
One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *