Cerita Arden

Kok, Bou Nelli Harahap Batak sih Ayah?

Arden yang masih kecil masih belum mengenali dari mana dia berasal. Ia seringkali enggak mau dibilang orang batak. Lebih mau dibilang orang Cianjur atau Sukabumi aja. Tetapi sebagai Ayah, aku mengenalkan asal-usulnya secara perlahan. Misalnya, Arden dikenalkan dengan panggilan orang batak seperti bou (saudara perempuan Ayah).

Arden : Ayah, apa bou yang tadi nelpon orang batak?
Ayah : Enggak tahu, kayak orang batak ngomongnya
Arden : Kenapa Ade, punya bou orang batak?
Ayah : ??? Emang kamu orang apa?
Arden : Aku orang… orang… orang apa ya…
Ayah : Kamu aja bingung kamu orang apa.
Arden : Atuh jangan orang batak atuh. Orang sukabumi aja. Masa aku punya bou orang batak…
Ayah : Hedew… Kamu juga orang batak…
Arden : Enggak, aku itu orang ha ra hap….
Ayah : Pas sudah… pas sudah…

Namaku Arden Harahap Bukan Orang Batak ya Ayah

orang batak pada masa lalu
batak pada masa lalu

Kalau pengenalan dari nama Arden sudah tahu ada ujung bernama Harahap. Tetapi ia belum mengerti kalau marga sebagai identitas dirinya sebagai orang batak. Tetapi mau dibilang batak bagaimana ya, ngomongnya saja sudah berbahasa sunda. Logatnya pun tak bisa berbohong kalau Arden mulai Sunda banget.

Arden belum mengerti juga kenapa saudara dari ibu dan ayahnya dipanggil dengan sebutan berbeda. Ya pokoknya yang disana orang batak dipanggil bou dan di Cianjur dipanggil tante.

Baca Juga :  Tentang Pekerjaan Rumah yang Mungkin Tak Selesai

Ada sebuah kejadian lucu ketika di rumah sakit. Arden menunggu antrian dan namanya ditulis Arden Harahap. Ketika namanya dipanggil, pasien yang bejibun di runag tunggu melihat ke arah Arden. Mereka mungkin bingung kok ada orang batak yang nyasar ke sukabumi. Batak adalah keniscayaan dan dikira tak bisa berbahasa sunda.

Sebagai keturunan orang batak, Arden syukurnya tidak dibedakan di sekolahnya. Arden mudah bergaul dengan teman sekolahnya. Ibu guru memandangnya tak berbeda dengan anak lainnya. Ya bedanya itu dari marga saja. Kalau temannya tentu tak ada marganya. Sejujurnya, Arden jarang sekali bertemu orang batak di Sukabumi. Saudara bataknya ya hanya di kota Medan. Ada delapan orang sepupunya di Medan sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *